#CegahKorupsiPengadaan

DONATE SHARE

Pengadaan Barang dan Jasa di lingkungan pemerintah adalah salah satu sektor yang rentan korupsi di Indonesia. Dukung ICW mencegahnya melalui program #CegahKorupsiPengadaan

Pengadaan barang dan jasa di lingkungan pemerintah masih menjadi titik rawan korupsi di Indonesia. Data ICW pada tahun 2017 menyebutkan terdapat 84 kasus korupsi sektor pengadaan barang dan jasa yang telah diproses oleh aparat penegak hukum dengan total nilai kerugian negara sebesar Rp 1,02 triliun.  Meskipun pemerintah telah menggunakan sistem pengadaan secara elektronik, namun hal ini tidak serta merta menghilangkan praktik korupsi di dalamnya. Berkaca dari hal itu, diperlukan keterlibatan masyarakat untuk ikut memantau proses pengadaan dan melaporkan apabila ditemuka potensi penyimpangan.

Dalam rangka mendorong partisipasi masyarakat untuk ikut memantau sektor pengadaan barang dan jasa, sejak 2013 ICW menyediakan alat pengawasan berbasis elektronik bernama opentender.net. Instrumen berbasis web ini mampu mengindentifikasi potensi kecurangan (fraud) dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah yang dilakukan secara lelang elektronik. Penilaian atas potensi kecurangan dalam sebuah pengadaan barang dan jasa dinilai berdasarkan lima indikator, yaitu, nilai kontrak, penghematan, partisipasi, monopoli dan waktu.

Dengan publik mengetahui potensi kecurangan dalam sebuah pengadaan barang dan jasa, diharapkan mampu memberikan tekanan kepada pemerintah berbasis informasi dan data yang dapat dipertanggungjawabkan.

Anda dapat membantu ICW dalam mencegah korupsi dalam pengadaan barang dan jasa dilingkungan pemerintah melalui program#CegahKorupsiPengadaan. Donasi yang Anda berikan digunakan untuk kegiatan-kegiatan pemantauan, pelatihan dan kampanye serta pengembangan website opentender.net untuk pencegahan korupsi dalam pengadaan barang dan jasa.