SAKTI BALI

“Kalau koruptor bisa memunculkan koruptor-koruptor baru,

kita harus bisa memunculkan generasi baru antikorupsi”

Pernyataan Busyro Muqoddas, Mantan Ketua KPK ini merupakan bentuk keprihatinan atas fenomena korupsi yang semakin mewabah dan lahirnya regenerasi koruptor di Indonesia. Maka dari itu, Indonesia Corruption Watch (ICW) menyelenggarakan kegiatan Sekolah Antikorupsi (SAKTI). Tujuan dari Program ini adalah melahirkan serta memperluas jaringan dan kelompok masyarakat antikorupsi untuk mengoptimalkan gerakan antikorupsi di daerah maupun lingkungan kerja mereka.

Tahun 2019, ICW kembali menyelenggarakan kegiatan SAKTI untuk pemuda. Namun tahun ini dengan konsep yang sedikit berbeda. Biasanya SAKTI diikuti oleh pemuda dari seluruh Indonesia dan dilaksanakan di Jakarta. Sedangkan SAKTI 2019 akan dilaksanakan di Bali dan bisa diikuti oleh pemuda dari seluruh Pulau Bali dengan usia maximal 25 tahun dan memiliki minat untuk belajar memberantas korupsi. 

Dengan mengikuti SAKTI Pemuda Bali 2019, Peserta akan mendapatkan kesempatan untuk belajar dari para expert dengan materi-materi seperti Analisis Anggaran, Demokrasi dan Antikorupsi, Pemantauan Pengadaan Barang dan Jasa, Memahami Dana Desa dan masih banyak materi menarik lainnya.

1. Syarat Peserta:

  • Berdomisili di Pulau Bali 
  • Usia 17-25 tahun dan terbuka bagi seluruh bidang akademik 
  • Melampirkan daftar riwayat hidup (Curriculum Vitae) dengan foto diri terbaru 
  • Menulis Essay tentang “Mengapa kamu ingin mengikuti Sekolah Antikorupsi dan peran Kamu dalam gerakan antikorupsi di masa depan”. (minimal 300 kata maximal 500 kata) 
  • Mengikuti dan lulus seluruh tahapan seleksi
  • Bagi peserta yang lolos bersedia membayar biaya komitmen sebesar Rp 250.000 

2. Cara Mendaftar: 

Isi formulir dan lampirkan dokumen data diri kamu dalam tautan icw.or.id/Form-SAKTI-2019

3. Batas Pendaftaran: 

14 Juli 2019 

4. Pelaksanaan SAKTI: 

19-23 Agustus 2019 

5. Info Pendaftaran: 

Nisa Zonzoa (WhatsApp 08111622306)